Sejarah Nurul Abror Al-Robbaniyin
Pondok Pesantren Nurul Abror Al-Robbaniyin Alasbuluh Wongsorejo Banyuwangi adalah salah satu lembaga yang berperan dalam pendidikan yang mengutamakan pendidikan agama. Pesantren ini dahulu hanya berupa beberapa petak tanah sawah yang dibeli oleh RKH. Abdul Majid (Pengasuh pertama pondok pesantren mambaul Ulum bata-bata pamekasan Madura) dari beberapa tuan tanah yang berada di desa alasbuluh wongsorejo banyuwangi diantaranya yaitu; Tuan Salim pada tahun 1930. Kemudian setelah beliau hijrah ke Madura, tanah tersebut beliau pasrahkan kepada Kyai Idris untuk kemudian di kelolah sebagai lahan pertanian dan akhirnya digunakan sebagai pesantren. Kyai Idris adalah saudara sepupu dari RKH. Abdul Majid, berselang beberapa waktu, Kyai Idris meninggal dunia. Sepeninggalan Kiyai Idiris , yang menjadi penerus untuk mengelolah lahan pertanian tersebut adalahRKH. Abd. Hamid Bakir.
Trisila Santri
-
1
Bekerja Tanpa Disuruh
Memiliki inisiatif tinggi dalam berbuat kebaikan dan menjalankan kewajiban.
-
2
Disiplin Tanpa Diawasi
Menjaga konsistensi dan tata tertib baik dalam keadaan sendiri maupun ramai.
-
3
Bertanggung Jawab Tanpa Diminta
Siap menanggung konsekuensi atas segala tugas dan kewajiban secara mandiri.
Visi & Misi Kami
Kami menetapkan standar mutu yang tinggi untuk membimbing santri mencapai potensi akademis dan spiritual maksimal mereka.
Visi Utama
"Terbentuknya manusia yang ber-IMTAQ dan berIPTEK, ber-Akhlaqul Karimah dan Mandiri Bertanggung Jawab pada diri, Bangsa dan Agama."
Misi Lembaga
- Wadah pembinaan dan Pendidikan di bidang IMTAQ dan IPTEK;
- Pembinaan wawasan keislaman secara komprehensif
- Pembinaan dan penanaman akhlaq islamiyah Pelatihan keahlian para santri dengan potensi masing-masing
Dewan Pengasuh
Biografi Dewan Pengasuh dan Majelis Keluarga Pondok Pesantren Nurul Abror Al-Robbaniyin.
Kegiatan Harian Santri
Kedisiplinan waktu yang terintegrasi antara ibadah, kajian keislaman tradisional, sekolah formal, serta istirahat santri.